Kamis, 08 Januari 2026 09:42
Ditulis oleh Administrator
Dalam rangka implementasi kerja sama lintas perguruan tinggi sekaligus pelaksanaan Hibah Penguatan Mutu dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan – Diktisaintek Kemendikbudristek RI, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Intan Martapura – Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan bersama sejumlah perguruan tinggi swasta (PTS) melaksanakan kegiatan penguatan mutu pendidikan tinggi melalui Benchmarking ke Universitas Tanjungpura (UNTAN) – Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada 24-28 November 2025.
Perguruan tinggi yang terlibat dalam hibah bersama ini antara lain: Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE), Universitas Muhammadiyah Sampit (UMSA), Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (ITSNUKA), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Palangka Raya. Dalam pelaksanaan program hibah, UNUKASE bertindak sebagai koordinator perguruan tinggi, sementara STIKES Intan Martapura dan institusi lainnya berperan aktif sebagai Anggota Tim Pelaksana Hibah.
Upaya penguatan sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi ini dibina langsung oleh Universitas Tanjungpura sebagai perguruan tinggi pendamping. Program Hibah Mutu dan implementasi kerja sama yang telah dibangun sebelumnya diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas tata kelola pendidikan tinggi melalui pendekatan kolaboratif antar perguruan tinggi, khususnya dalam penguatan budaya mutu, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta pembaruan sistem dan dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

Heryyanoor, selaku Kepala Unit Penjaminan Mutu STIKES Intan Martapura menyampaikan, bahwa keterlibatan institusinya dalam Hibah Mutu Bersama ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat tata kelola mutu secara berkelanjutan.
“Melalui hibah bersama ini, STIKES Intan Martapura tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga aktif berkontribusi dalam penguatan mutu lintas institusi, terutama melalui kerja sama mutu dan benchmarking mutu,” ujar Heryyanoor, Jum’at (28/11/2025).
Rangkaian kegiatan hibah mutu dilaksanakan melalui kerja sama antar perguruan tinggi yang tergabung dalam konsorsium hibah mulai 20 agustus – 28 November 2025. Kegiatan tersebut meliputi Forum Diskusi, Pendampingan, serta Pertukaran Praktik baik (Best Practices) dalam implementasi SPMI. Selain itu, Benchmarking Mutu menjadi agenda penting untuk mempelajari praktik penjaminan mutu yang telah berjalan baik, mengidentifikasi kesenjangan mutu, serta merumuskan strategi peningkatan mutu yang kontekstual dan aplikatif.
Salah satu fokus utama Hibah Mutu Bersama adalah bedah dan revitalisasi dokumen mutu, yang mencakup kebijakan, manual, standar, hingga formulir SPMI. Proses ini dilakukan secara kolaboratif agar dokumen mutu yang dihasilkan lebih mutakhir, selaras dengan regulasi nasional, serta mudah diimplementasikan di masing-masing institusi.
Program hibah juga diarahkan pada peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia Penjaminan Mutu, khususnya melalui penambahan jumlah dan peningkatan kompetensi auditor internal. Dengan bertambahnya auditor internal yang kompeten, diharapkan pelaksanaan Audit Mutu Internal dapat berjalan lebih optimal sebagai bagian dari siklus peningkatan mutu berkelanjutan.

Hasil yang diperoleh dari rangkaian kegiatan ini antara lain: Meningkatnya Pemahaman Sivitas Akademika Terhadap Mutu, Perubahan Sikap Dan Perilaku Yang Semakin Mencerminkan Budaya Mutu, Serta Menguatnya Komitmen Institusi Terhadap Perbaikan Berkelanjutan.
“Yang terpenting, hibah ini tidak hanya menghasilkan pembaruan dokumen sesuai regulasi terbaru, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya budaya mutu dalam setiap proses pendidikan tinggi,” tambah Heryyanoor.
Sebagai tindak lanjut Pasca Benchmarking, STIKES Intan Martapura melakukan pembenahan dan pengesahan dokumen mutu sesuai dengan Permendiktisaintek RI Nomor 39 Tahun 2025, melaksanakan Audit Mutu Internal berbasis manajemen risiko, serta menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen dan Rencana Tindak Lanjut yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) tetap terjaga dan berkelanjutan.
“Keterlibatan aktif STIKES Intan Martapura dalam Hibah Mutu Bersama ini menegaskan komitmen institusi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi, baik di tingkat internal, maupun melalui kolaborasi lintas perguruan tinggi,” tutup Heryyanoor penuh semangat.